HALLOKALTIM.COM – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Petung, Kecamatan Penajem, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (31/8/2023).
BPBD Penajam Paser Utara melaporkan sedikitnya lahan seluas 20 hektar dilumat sijago merah sekitar pukul 14.35 WITA.
Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan menggunakan mesin portable dan dengan cara manual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, operasi pemadaman membuahkan hasil pada malam hari.
Sekitar pukul 21.30 WITA api berhasil dipadamkan oleh Tim gabungan dan masyarakat bekerjasama melakukan pemadaman.
Baca artikel lainnya di sini: Meluas hingga 151 Hektar, Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Tim gabungan terdiri dari BPBD Penajam Paser Utara Distan PPU, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kodim 0913/PPU, Polres PPU, Pospol Petung, DPKP PPU, dan Aparat Kelurahan Petung.
Baca Juga:
Derawan 2026: Mengapa Keindahan Bawah Lautnya Masih Jadi Magnet Tak Terbantahkan
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Sesaat setelah ini api berhasil dipadamkan, tim gabungan segera melakukan pendinginan untuk mencegah titik hotspot kembali muncul.
Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.
Menyikapi potensi karhutla yang setiap tahun terjadi di wilayah Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini.
Baca Juga:
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla.
Hal ini merupakan alternatif penguatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla.***









