Hari Anti Korupsi dan HAM, Mahasiswa dan Pelajar Muhamadiyah Paser Gelar Diskusi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 9 Desember 2022 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi mahasiswa dan pelajar Muhamadiyah Paser gelar diskusi dengan tema

Organisasi mahasiswa dan pelajar Muhamadiyah Paser gelar diskusi dengan tema "Diskusi HAM Dalam Pandangan Islam". (Dok. IMM Paser)

HALLOKALTIM.COM – Peringati hari anti korupsi dan hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia organisasi mahasiswa dan pelajar Muhamadiyah Paser gelar diskusi.

Mereka terdiri dari IMM Cabang Paser, Ikatan Pelajar Muhamadiyah Paser, Himpunan Mahasiswa Agroteknologi dan Himpunan Mahasiswa Agribisnis.

Ketua Umum IMM Cabang Paser Sahrul mengatakan bahwa dalam momentum hari anti korupsi dan HAM mengajak semua mahasiswa paser untuk sama sama menyerukan dan memberikan kritik terhadap situasi sekarang ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak birokrat yang diduga melakukan korupsi dan pelanggaran HAM yang tidak tuntas,” ujar Sahrul di kampus Universitas Muhamadiyah Kalimantan Timur, Kabupaten Paser, Jum’at, 9 Desember 2022.

“Hari ini kita laksanakan diskusi untuk menjadi bekal aksi pada malam senin di depan Taman Hutan Kota, menyuarakan tentang anti korupsi dan HAM,” katanya.

Diskusi itu mengangkat tema “Diskusi HAM Dalam Pandangan Islam”.

Menurut Sahrul, diskusi ini penting dilaksanakan sebagai pra aksi, karena bicara HAM dari sisi agama islam jelas mempunyai batasan batasan berdasarkan agama islam.

“Sebenarnya kalo kita bicara HAM jauh sebelum PBB deklarasikan HAM, Islam secara utuh pada piagam madinah sudah deklarasikan itu.”

“Kemudian pandangan kami berdasarkan institusi HAM terbagi menjadi 5 yakni membela agama, membela kehidupan, membela kesehatan, keamanan dan harta,” ungkapnya.

Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian mahasiswa dan pelajar muhamadiyah terhadap HAM yang hingga saat ini kasus HAM tentang semanggi dan Munir belum tuntas.

“Insyallah kegiatan pasca diskusi akan menggelar aksi solidaritas mahasiswa dan pelajar muhamadiyah.”

“Dan juga mengajak semua organisasi untuk bergabung menyuarakan tentang HAM dan anti korupsi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Melacak Jejak Legenda Pesut Mahakam: Kisah Penjaga Sungai Kehidupan
Menguak Warisan Terlupakan: Jejak Abadi Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur
Wehea: Jantung Kalimantan Timur, Surga Orangutan dan Masyarakat Dayak
Wehea: Jantung Borneo yang Berdenyut dalam Ancaman Modernitas
Mengintip Keunikan Upacara Belian: Menjaga Keseimbangan Dunia Melalui Ritual Adat
Wehea: Jantung Borneo yang Berdetak, Oase Tersembunyi di Hutan Kalimantan
Euforia Erau: Tradisi Pesta Rakyat Kutai Kartanegara yang Mendunia
Wehea: Jantung Borneo yang Terlupakan, Penjaga Hutan Purba Kalimantan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Menguak Warisan Terlupakan: Jejak Abadi Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Wehea: Jantung Kalimantan Timur, Surga Orangutan dan Masyarakat Dayak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Wehea: Jantung Borneo yang Berdenyut dalam Ancaman Modernitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Mengintip Keunikan Upacara Belian: Menjaga Keseimbangan Dunia Melalui Ritual Adat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Wehea: Jantung Borneo yang Berdetak, Oase Tersembunyi di Hutan Kalimantan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ragnarok Zero: Global Resmi Diluncurkan pada 18 Agustus

Senin, 17 Agu 2026 - 23:38 WIB