Kaltim Alokasikan Anggaran Rp42,5 Miliar untuk Pengembangan Strategis Sektor Kehutanan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 April 2023 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi Kaltim, Isran Noor. (Dok. Kaltimprov.go.id)

Gubernur Provinsi Kaltim, Isran Noor. (Dok. Kaltimprov.go.id)

HALLOKALTIM.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,5 miliar untuk program pengembangan strategis sektor kehutanan.

Gubernur Kaltim Isran Noor berharap anggaran tersebut bisa digunakan dengan maksimal oleh Dinas Kehutanan setempat dalam upaya menjaga dan merawat kelestarian hutan di Kaltim.

“Kehutanan kita masih bagus dan tetap menjadi perhatian bersama.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu, dana Rp42,3 miliar ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” pesan Gubernur Isran Noor di Samarinda, Minggu 20 April 2023.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu membeberkan penggunaan anggaran tersebut untuk sejumlah kegiatan operasional lapangan, di antaranya pengadaan kendaraan operasional lapangan, pengadaan peralatan serta pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla).

“Dalam anggaran tersebut, juga termasuk Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Dana Reboisasi (DBH SDARB),” kata Isran Noot.

Karena alokasi ini untuk di lapangan, lanjutnya, harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik, sehingga operasional petugas di lapangan bekerja optimal.

“Ini penting dilakukan, karena mereka yang di lapangan juga manusia. Sama seperti yang ada di kantor-kantor,” ujarnya.

Gubernur Isran bersyukur selama kepemimpinannya tidak ada kasus kebakaran hutan yang terjadi di Bumi Etam Kaltim.

Karena itu, ujarnya, kondisi ini wajib dipertahankan. Apalagi, Kaltim merupakan satu-satunya provinsi penerima kompensasi dari Bank Dunia, karena mampu menurunkan emisi karbon dengan nilai kurang lebih 110 juta dolar AS.

“Tahap awal, Kaltim menerima pencairan dana kompensasi sekitar Rp69,15 miliar,” jelas Isran Noor.***

Berita Terkait

Menguak Tirai Sejarah Kutai: Kerajaan Hindu-Buddha Pertama Nusantara yang Terlupakan
Mengintip Keajaiban Belian, Ritual Pemulihan Jiwa Dayak Benuaq
Kancet: Tarian Magis Dayak Kalimantan Timur, Refleksi Spirit Kehidupan
Menjelajahi Jantung Wehea: Hutan Lindung di Ujung Timur Kalimantan
Menjaga Hutan Wehea: Jantung Borneo yang Berdenyut di Tengah Ancaman
Mengunjungi Pesta Erau: Tradisi Kutai Kartanegara yang Memukau Dunia
Mahakam, Nadi Kehidupan Borneo: Kisah Perjalanan Ribuan Kilometer
Pesona Abadi Dayak Kenyah: Harmoni Tradisi di Jantung Kalimantan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:00 WIB

Menguak Tirai Sejarah Kutai: Kerajaan Hindu-Buddha Pertama Nusantara yang Terlupakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:01 WIB

Mengintip Keajaiban Belian, Ritual Pemulihan Jiwa Dayak Benuaq

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kancet: Tarian Magis Dayak Kalimantan Timur, Refleksi Spirit Kehidupan

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:01 WIB

Menjelajahi Jantung Wehea: Hutan Lindung di Ujung Timur Kalimantan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:01 WIB

Menjaga Hutan Wehea: Jantung Borneo yang Berdenyut di Tengah Ancaman

Berita Terbaru

Seorang ibu sedang menyangrai biji kopi robusta di atas tungku arang tradisional, sebuah pemandangan umum yang menunjukkan proses pembuatan kopi sanga di Lombok. Teknik penyangraian manual ini menjadi kunci utama untuk menghasilkan aroma dan cita rasa khas yang membedakan kopi sanga dari kopi modern lainnya.

Lifestyle

Sanga: Menjelajahi Kehangatan Rasa Kopi Tradisional Khas Lombok

Sabtu, 25 Jul 2026 - 07:31 WIB

Seorang Belian, pemimpin ritual adat suku Dayak Benuaq, mengenakan pakaian tradisional lengkap saat memimpin upacara Belian yang sakral di Kalimantan Timur. Pakaian dan aksesori ini memiliki makna simbolis yang mendalam dalam setiap tahapan ritual penyembuhan.

INFO KALTIM

Mengintip Keajaiban Belian, Ritual Pemulihan Jiwa Dayak Benuaq

Jumat, 24 Jul 2026 - 07:01 WIB