VIDEO – Hujan dengan Intensitas Tinggi, Sebanyak 4 Kecamatan Terendam Banjir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 11 Maret 2024 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOKALTIM.COM – Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kalimantan Barat, mengakibatkan banjir di Kabupaten Melawi pada Minggu ( 3/3/2024).

Sudah seminggu banjir Melawi belum surut sampai dengan hari Minggu (10/3/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir mengakibatkan beberapa wilayah yang berada di empat kecamatan yaitu Kecamatan Menukung, Kecamatan Ella Hilir, Kecamatan Nanga Pinoh dan Kecamatan Pinoh Utara.

Kabupaten Melawi tergenang air hingga ketinggian dua meter. Keadaan ini melumpuhkan aktivitas warga.

Akibat kejadian ini puluhan rumah terendam banjir dan beberapa akses jalan putus.

Demikian laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi pada Sabtu (9/3/2024).

Baca artikel lainnya di sini : Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Bagikan Bantuan Sembako di Bali

Adapun informasi terkini terkait ketinggian air per Sabtu (9/3/2024) antara lain Kecamatan Nanga Pinoh dan Kecamatan Pinoh Utara mengalami kenaikan muka air 50 cm.

Kecamatan Menukung mengalami penurunan tinggi muka air sebanyak 100 cm dan Kecamatan Ella Hilir mengalami penurunan tinggi muka air 50 cm.

Lihat juga konten video, di sini : Tumbangkan 100 Pohon Pinus Pantai hingga 2 Rumah di Kota Padang Beresiko Runtuh, Akibat Abrasi Pantai

Hingga saat ini BPBD Kabupaten Melawi masih melakukan pendataan untuk jumlah keseluruhan warga terdampak dan sarana prasarana yg terimbas oleh kejadian banjir ini.

Upaya darurat yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Melawi bersama tim gabungan antara lain melakukan monitoring air.

Juga mendirikan pos kesehatan bagi warga yg membutuhkan dan membagikan bantuan berupa sembako kepada para warga terdampak.***

Artikel di atas juga sudah terbit di portal berita Kalimantanraya.com

Sempatkan juga untuk melihat konten video menarik lainnya, di portal berita Persda.com dan Sulawesiraya.com 

Berita Terkait

Menguak Tirai Sejarah: Pesona Kerajaan Kutai, Jejak Peradaban Tertua Nusantara
Pesona Tersembunyi Puncak Gunung Lumut: Mendaki Hutan Purba di Jantung Kalimantan
Hutan Lindung Wehea: Menjelajahi Jantung Borneo yang Terjaga dari Waktu
Pesona Puncak Gunung Lumut: Mendaki Hutan Purba di Jantung Kalimantan
Melacak Jejak Legenda Pesut Mahakam: Kisah Penjaga Sungai Kehidupan
Menguak Warisan Terlupakan: Jejak Abadi Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur
Wehea: Jantung Kalimantan Timur, Surga Orangutan dan Masyarakat Dayak
Wehea: Jantung Borneo yang Berdenyut dalam Ancaman Modernitas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:01 WIB

Menguak Tirai Sejarah: Pesona Kerajaan Kutai, Jejak Peradaban Tertua Nusantara

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Pesona Tersembunyi Puncak Gunung Lumut: Mendaki Hutan Purba di Jantung Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Hutan Lindung Wehea: Menjelajahi Jantung Borneo yang Terjaga dari Waktu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Pesona Puncak Gunung Lumut: Mendaki Hutan Purba di Jantung Kalimantan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Melacak Jejak Legenda Pesut Mahakam: Kisah Penjaga Sungai Kehidupan

Berita Terbaru

Pers Rilis

RAVEN2 BUKA PRAREGISTRASI UNTUK FRESH START SERVER “ZERO”

Rabu, 2 Sep 2026 - 06:54 WIB