Dicari Investor yang Minat Kembangkan Wisata Curug Cigobang dan Curug Cilurah di Sumedang, Jabar

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 Mei 2024 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Cigobang di Desa Pamekarsari Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, berpotensi menjadi objek wisata unggulan (Dok. Hariansumedang.com/ Tatang Tarmedi)

Curug Cigobang di Desa Pamekarsari Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, berpotensi menjadi objek wisata unggulan (Dok. Hariansumedang.com/ Tatang Tarmedi)

HARIANINVESTOR.COM — Curug Cigobang dan Curug Cilurah dua potensi air terjun (Curug) di wilayah Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang bisa menjelma menjadi tempat wisata baru.

Pihak Pemdes Pamekarsari, pemangku pemerintahan setempat, beberapa tahun lalu telah membuka akses jalan menuju kedua Curug tersebut.

Seiring dengan pergantian kepemimpinan Desa Pamekarsari, tampaknya hasrat untuk mengembangkan objek wisata itu jadi  penuh kehati-hatian.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Hariansumedang.com, A. Gunawan selaku Kepala Desa Pamekarsari seolah tidak berani berspekulasi gunakan Dana Desa untuk menata kawasan sekitar Curug.

”Segudang harapan untuk mengembangkan calon wisata dua Curug tadi memang besar, namun dari mana modalnya, kecuali kerjasama dengan investor” ujarnya.

Dikatakan Kades, dua Curug berpotensi untuk dikembangkan, hanya salah satu kendala airnya mengandalkan musim hujan.

”Ketika musim hujan, memang terlihat indah dan mempesona, hanya ketika musim kemarau tidak ada airnya,” ujar Kades.

Menurut Kades, pilihan masyarakat daripada menata dulu wisata Curug tadi yang belum tentu hasilnya, lebih baik ke perekonomian dulu.

Meskipun begitu, kades berharap ada investor yang bisa kerjasama mengembangkan calon wisata Curug Cigobang dan Curug Silurah yang bisa dibuat kesepakatan bersama.

”Tugas bapak-bapak media, kalau mau membantu, tolong sebarluaskan calon tempat wisata potensial ada di Desa Pamekarsari, barangkali ada investor mau kerjasama, ” pungkasnya.

Informasi lebih lanjut, hubungi Tatang Tarmedi, Hp: +62 858-6157-9540.***

Berita Terkait

Nasi Kuning: Jejak Aroma Rempah dan Filosofi di Setiap Suapan
Menguak Rahasia Ramuan Herbal Kutai: Warisan Leluhur di Tengah Zaman Modern
Menguak Rahasia Akar Kuning: Solusi Alami untuk Kesehatan Modern
Akar Kuning: Rahasia Alam Kalimantan untuk Kesehatan Optimal
Sanga: Menjelajahi Kehangatan Rasa Rempah Warisan Nusantara
Tips Memilih Pasir Kucing yang Tepat untuk Kenyamanan dan Kebersihan
Pertama Kali Pelihara Kucing? Ini 5 Barang yang Harus Dimiliki
Berapa Harga Sarung BHS Premium? Ini Daftar Lengkap yang Bisa Anda Dapatkan di Payday Februari 2025 Blibli

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:34 WIB

Nasi Kuning: Jejak Aroma Rempah dan Filosofi di Setiap Suapan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:30 WIB

Menguak Rahasia Ramuan Herbal Kutai: Warisan Leluhur di Tengah Zaman Modern

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:30 WIB

Menguak Rahasia Akar Kuning: Solusi Alami untuk Kesehatan Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:24 WIB

Akar Kuning: Rahasia Alam Kalimantan untuk Kesehatan Optimal

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:23 WIB

Sanga: Menjelajahi Kehangatan Rasa Rempah Warisan Nusantara

Berita Terbaru

Tumpeng nasi kuning yang menjulang tinggi, dihiasi aneka lauk pauk, melambangkan kemakmuran dan rasa syukur dalam setiap perayaan penting masyarakat Indonesia. Hidangan ini bukan hanya lezat, tetapi juga kaya akan makna filosofis yang mendalam.

Lifestyle

Nasi Kuning: Jejak Aroma Rempah dan Filosofi di Setiap Suapan

Minggu, 5 Jul 2026 - 07:34 WIB

Penari Dayak Kenyah mengenakan kostum tradisional dan topeng Hudoq, menampilkan salah satu ritual adat paling sakral untuk memohon kesuburan dan menolak bala. Setiap detail kostum dan gerakan tarian menyimpan makna mendalam dari kepercayaan leluhur mereka.

INFO KALTIM

Pesona Abadi Dayak Kenyah: Harmoni Tradisi di Jantung Kalimantan

Minggu, 5 Jul 2026 - 07:01 WIB