Harga Minyak Mentah Dunia Terdongkrak Serangan Iran ke Israel, Bagaimana dengan Harga BBM Domestik?

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 April 2024 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan. (Instagram.com/@rvashaan)

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan. (Instagram.com/@rvashaan)

HARIANINVESTOR.COM – Pascaserangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) dikhawatirkan akan menyebabkan meroketnya harga minyak mentah dunia.

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran dan Israel.

Sebelum konflik antarnegara Timur Tengah itu pecah, harga minyak mentah sudah meningkat 5 dolar AS per barel per bulan sejak Februari 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan juga menyebutkan kecenderungan harga minyak mentah dunia naik.

Hal tersebut tentu mempengaruhi harga minyak mentah Indonesia, pertanyaannya: Bagaimana dengan harga BBM domestik?

“Kecenderungan harga minyak mentah naik, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman.

“Kami juga komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat,” ujar Riva di Jakarta, Senin (15/4/2024).

Pertamina telah mengambil kebijakan menahan tarif BBM sekali pun biaya produksi mengalami peningkatan.

Hal ini merupakan arahan dari pemerintah untuk menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024.

“Sebagai perusahaan negara, kami mendukung upaya pemerintah menjaga perekonomian nasional lebih stabil dan kondusif,” kata dia.

Riva menegaskan pihaknya menjamin kestabilan stok BBM, terutama pada Hari Raya Idul Fitri 2024.

Di mana peningkatan konsumsi BBM menjadi sebuah keniscayaan akibat adanya arus mudik dan arus balik.

Dia mengatakan pasokan BBM tersedia jauh lebih tinggi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran 2024.

Misalnya untuk ketahanan stok Pertalite di level 20 hari, Pertamax 41 hari, Pertamax Turbo 58 Hari, Solar dan Biosolar 22 hari, Pertamina Dex 70 hari, serta avtur 41 hari.

“Penambahan stok selama masa Satgas RAFI telah disiapkan sejak Satgas Natal dan Tahun Baru untuk memastikan kebutuhan nasional terpenuhi dengan baik,” ujar Riva Siahaan.***

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
PIJAR Syngenta Dorong Praktik Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan
Berikan Jasa PR dan Komunikasi Terpadu Lewat Press Release, Sapulangit PR Kolaborasi dengan Persrilis.com
Situs Pusatsiaranpers.com Tampil Segar dengan Desain Baru, Makin Semangat Layani Pelanggan Jasa Siaran Pers
Prabowo Subianto Terima Pemilik Gedung Burj Khalifa UEA, Bahas Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Resiko Pertamina Meningkat Akibat Harga Minyak Dunia dan Nilai Tukar? Bagaimana Jalan Keluarnya?
Profil Agus Projosasmito, Preskom AMMAN Group yang Masuk Jajaran Orang Terkaya RI Versi Media Forbes

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:46 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:43 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:02 WIB

PIJAR Syngenta Dorong Praktik Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:29 WIB

Berikan Jasa PR dan Komunikasi Terpadu Lewat Press Release, Sapulangit PR Kolaborasi dengan Persrilis.com

Senin, 5 Agustus 2024 - 07:51 WIB

Situs Pusatsiaranpers.com Tampil Segar dengan Desain Baru, Makin Semangat Layani Pelanggan Jasa Siaran Pers

Berita Terbaru