RedDoorz Tingkatkan Kontribusi bagi Masyarakat Indonesia dengan Menyediakan Lapangan Kerja, Mengembangkan Keterampilan, dan Mewujudkan Industri Perhotelan yang Lebih Aman

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 40.000 staf hotel telah mengikuti pelatihan, sementara lebih dari 700 karyawan lokal dan 110.000 orang telah bergabung dalam program RedSeller.

JAKARTA, Indonesia, 27 Agustus 2026 /PRNewswire/ — RedDoorz, platform perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, terus memperkuat berbagai program yang berfokus pada masyarakat di Indonesia. Upaya tersebut mencakup penciptaan lapangan kerja dan peluang penghasilan bagi masyarakat lokal, peningkatan keahlian kerja di bidang perhotelan, serta kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Bagi RedDoorz, keterlibatan dengan masyarakat tidak sekadar menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan jaringan hotel yang tersebar di berbagai kota dan destinasi di Indonesia, pertumbuhan RedDoorz juga berkaitan erat dengan pemilik properti, karyawan hotel, pekerja pariwisata, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar hotel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Bisnis perhotelan merupakan bisnis lokal. Setiap hotel beroperasi di tengah masyarakat, mempekerjakan tenaga kerja lokal, dan ikut berkontribusi terhadap sektor pariwisata di sekitarnya," kata Gusti Raganata, Head, Government Relations, RedDoorz. "Seiring dengan perkembangan RedDoorz, kami ingin pertumbuhan tersebut juga membuka peluang di luar sektor perhotelan, baik melalui lapangan kerja, peningkatan keterampilan, kewirausahaan, maupun standar perhotelan yang lebih baik," ujarnya.

Sejak 2016, RedDoorz mewajibkan mitra properti yang bergabung dalam jaringannya mengikuti pelatihan. Hingga kini, lebih dari 40.000 staf hotel telah mengikuti pelatihan mengenai operasional perhotelan dan standar pelayanan.

RedDoorz juga memperkenalkan program peningkatan keterampilan staf pada akhir 2025. Hingga saat ini, lebih dari 200 staf telah mengikuti program tersebut. Perusahaan menargetkan jumlah peserta mencapai lebih dari 700 staf pada akhir 2026.

"Saya senang bisa mendapatkan pengetahuan baru dan mempelajari hal-hal yang perlu saya lakukan sebagai profesional di bidang perhotelan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu," kata Revia Bintang, Staf Hotel Yehezkiel Surapati Mitra RedDoorz.

Melalui lebih dari 120 hotel yang dioperasikan langsung, RedDoorz saat ini mendukung lebih dari 700 karyawan. RedDoorz juga ikut menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di berbagai daerah. Sejak Januari 2026, lebih dari 25 lulusan baru juga telah bergabung dalam Program Pengembangan Kepemimpinan melalui rekrutmen yang dilakukan setiap kuartal untuk berbagai posisi kerja.

RedDoorz juga membuka kesempatan bagi lebih banyak masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam sektor pariwisata melalui RedSeller, program reseller akomodasi yang diluncurkan pada Maret 2020.

Lebih dari 110.000 orang telah mendaftar sebagai RedSeller, termasuk mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja lepas, dan karyawan. Mereka dapat menjual kembali akomodasi yang berada dalam jaringan RedDoorz tanpa modal awal atau pengalaman kerja sebelumnya sebagai staf penjual layanan perhotelan.

Para RedSeller yang aktif bekerja secara kolektif menghasilkan lebih dari 50.000 pemesanan kamar setiap bulan. Sementara itu, reseller dengan kinerja terbaik telah memperoleh komisi hingga Rp13 juta dalam satu bulan.

"Progres kecil tetaplah progres. Jangan menyerah hanya karena hasilnya belum besar. Yang membedakan seseorang bukan semata-mata yang paling cepat, melainkan siapa yang terus melangkah," kata Arif Rahmatilah, salah satu reseller terbaik RedDoorz yang secara konsisten memperoleh penghasilan melalui program tersebut.

RedDoorz juga bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kapasitas pariwisata di berbagai wilayah. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bank Indonesia Nusa Tenggara Barat, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo pada 2026, turut mendukung pengembangan desa wisata dan sektor perhotelan.

Melalui berbagai kerja sama tersebut, lebih dari 20 Desa Wisata telah mendapat dukungan dan lebih dari 1.000 pekerja pariwisata telah mengikuti program peningkatan keterampilan kerja, termasuk pelatihan di bidang perhotelan dan pemasaran digital.

Program untuk masyarakat juga mencakup pemberian beasiswa kepada 12 mahasiswa politeknik pariwisata serta renovasi tiga masjid dan fasilitas ibadah.

Keamanan menjadi salah satu pilar penting dalam strategi RedDoorz untuk mendukung masyarakat. Pada 2025, program penanganan kebakaran RedDoorz telah menjangkau 1.000 properti mitra. Perusahaan juga mendonasikan 200 paket alat pemadam kebakaran untuk menghadapi kondisi darurat.

Dalam 12–18 bulan ke depan, program Safe Stay for All Guests akan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta meningkatkan perlindungan bagi tamu dan anak-anak. Sementara itu, NOCs bersama masyarakat setempat akan membangun kepercayaan antara warga dan tamu.

"Pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab harus berjalan beriringan," kata Raganata. "Kami ingin bekerja sama dengan para mitra dan masyarakat untuk mewujudkan industri perhotelan yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih berkelanjutan."

Berita Terkait

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS
Zettabyte Donasikan Komputasi AI dan Perangkat Lunak AI Canggih kepada National Sun Yat-sen University untuk Mengembangkan Talenta AI Taiwan
Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group
Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt
Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja
“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WIB

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan gerakan aqua-aerobik di kolam renang, menunjukkan bagaimana olahraga air dapat menjadi pilihan kebugaran yang menyenangkan dan menyegarkan. Gerakan di dalam air ini membantu memperkuat otot tanpa membebani sendi.

Lifestyle

Terapi Segar dalam Air: Kebugaran Optimal Tanpa Beban Sendi

Senin, 5 Okt 2026 - 07:32 WIB

Seorang wanita tengah menyangrai biji kopi robusta yang telah dicampur parutan kelapa segar di atas bara api, sebuah proses penting dalam pembuatan kopi sanga tradisional khas Lombok. Pemandangan ini merefleksikan kearifan lokal dalam mengolah kekayaan alam menjadi minuman yang penuh cita rasa.

Lifestyle

Sanga: Menjelajahi Kehangatan Rasa Kopi Tradisional Khas Lombok

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:31 WIB