Salah Satunya Kalimantan Timur, Hari Ini Sejumlah Provinsi Diprakirakan Hujan Disertai Petir

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 18 Desember 2023 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Provinsi Indonesia. (Pixabay.com/WikimediaImages)

Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Provinsi Indonesia. (Pixabay.com/WikimediaImages)

HALLOKALTIM.COM – Sejumlah provinsi di Indonesia diprakirakan mengalami hujan yang dapat disertai kilat atau petir pada hari Senin ini.

Hal itu berdasarkan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Situs BMKG, di Jakarta, Senin (28/12/2023) menyebutkan hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di sejumlah provinsi, yaitu:

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.

Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca artikel lainnya di sini : Termasuk Medan, BMKG Pakirakan Mayoritas Hujan Turun di Tengah hingga Tmur Indonesia

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di provinsi:

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Barat.

Lihat juga konten video, di sini: Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Hujan Abu Terjadi di Boyolali dan Magelang

Sementara itu provinsi dengan potensi angin kencang yakni Aceh, Sumatera Selatan, Banten.

Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Maluku.

BMKG menyampaikan berdasarkan model filter spasial Madden Julian Oscillation (MJO) pada tanggal 18-19 Desember 2023.

Gangguan fenomena MJO secara spasial terpantau aktif di:

NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua, Laut Jawa.

Laut Flores, Laut Banda, Laut Sawu, Laut Timor, Laut Seram, dan Laut Arafura.

Yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau prakiraan cuaca.

Jika hendak berwisata saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, khususnya jika ingin berwisata alam.

“Kemana pun kita berwisata, ke daerah pegunungan atau pantai, selalu biasakan melihat prakiraan cuaca.”

“Terutama daerah perbukitan dan wisata sungai,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Pria yang akrab disapa Aam tersebut menekankan masyarakat untuk mewaspadai akan bahaya banjir yang bisa datang sewaktu-waktu.

Terutama di tempat wisata alam dekat aliran sungai, mengingat tidak banyak orang yang memperhatikan akan kondisi cuaca di daerah hulu sungai.

Lebih lanjut ia juga menekankan hal yang sama kepada masyarakat yang hendak berwisata di daerah yang berada di lereng gunung, bukit, dan tebing.

Karena curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan bencana tanah longsor.

“Pemandangan bagus, tapi ancaman bahaya harus kita antisipasi, bukan berarti tidak boleh,” katanya.

Untuk itu Aam mendorong kepada pemerintah daerah (pemda) untuk menetapkan status ‘Siaga’ atau ‘Darurat’ di tempat tempat yang rawan bencana.

Sehingga jika terjadi bencana sewaktu-waktu, BNPB dapat ikut mengintervensi penanganan bencana alam.***

Berita Terkait

Pesona Abadi Dayak Kenyah: Harmoni Tradisi di Jantung Kalimantan
Pesona Tersembunyi Puncak Gunung Lumut: Mendaki Negeri Awan yang Memukau
Termasuk Kapolda Kaltim, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru
KPK Geledah Rumah Milik Mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak
Kasus Dugaan Gratifikasi dan TPPU Proyek Jalan di Kaltim, KPK Periksa Dirut PT Aset Prima Tama Agus Yulianto Putro
Hadapi Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Timur, BNPB Siagakan 4 Helikopter
Waspada Hujan Disertai Petir Diprakirakan Terjadi di Kota Banjarmasin dan Kota Tanjung Selor
VIDEO – Hujan dengan Intensitas Tinggi, Sebanyak 4 Kecamatan Terendam Banjir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:01 WIB

Pesona Abadi Dayak Kenyah: Harmoni Tradisi di Jantung Kalimantan

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:25 WIB

Pesona Tersembunyi Puncak Gunung Lumut: Mendaki Negeri Awan yang Memukau

Jumat, 14 Maret 2025 - 13:14 WIB

Termasuk Kapolda Kaltim, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Angkat 10 Kapolda Baru

Selasa, 24 September 2024 - 13:16 WIB

KPK Geledah Rumah Milik Mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak

Kamis, 12 September 2024 - 11:55 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi dan TPPU Proyek Jalan di Kaltim, KPK Periksa Dirut PT Aset Prima Tama Agus Yulianto Putro

Berita Terbaru

Tumpeng nasi kuning yang menjulang tinggi, dihiasi aneka lauk pauk, melambangkan kemakmuran dan rasa syukur dalam setiap perayaan penting masyarakat Indonesia. Hidangan ini bukan hanya lezat, tetapi juga kaya akan makna filosofis yang mendalam.

Lifestyle

Nasi Kuning: Jejak Aroma Rempah dan Filosofi di Setiap Suapan

Minggu, 5 Jul 2026 - 07:34 WIB

Penari Dayak Kenyah mengenakan kostum tradisional dan topeng Hudoq, menampilkan salah satu ritual adat paling sakral untuk memohon kesuburan dan menolak bala. Setiap detail kostum dan gerakan tarian menyimpan makna mendalam dari kepercayaan leluhur mereka.

INFO KALTIM

Pesona Abadi Dayak Kenyah: Harmoni Tradisi di Jantung Kalimantan

Minggu, 5 Jul 2026 - 07:01 WIB