Laba BUMN Bisa Capai Rp250 Triliun hingga Akhir 2023, Menteri BUMN Erck Thohir Ungkap Otimistisnya

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Desember 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Bumn.go.id)

HALLOKALRIM.COM  – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir optimistis laba BUMN bisa mencapai Rp250 triliun hingga akhir 2023.

Erick menjelaskan, laba BUMN tidak bisa dibandingkan secara proporsional dengan tahun sebelumnya.

Sebab, terdapat laba yang berasal dari restrukturisasi PT Garuda Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terlepas dari tekanan harga komoditas terus menurun, mungkin total profit itu saya rasa tidak bisa dibandingkan secara apple to apple (dengan 2022)”.

“Rp303 triliun di tahun lalu, kan Rp50 triliunnya (laba dari) restrukturisasi Garuda.”

Baca artikel lainnya di sini :Tim Ekonom Bank Mandiri Proyeksikan Perekonomian Indonesia Tumbuh di 5,04 Persen di 2023

“Jadi di tahun ini, Rp250 triliun mestinya dapat,” ujar Erick dalam temu media di Jakarta, Selasa, 19 Desember 2023.

Erick mengatakan, sumber laba BUMN berasal dari efisiensi belanja nodal dan biaya operasional.

Termasuk semua BUMN yang ada di dalam holding seperti PT Perkebunan Nusantara III atau PTPN.

Lihat juga konten video, di sini: LSI Denny JA Sebut Dua Faktor Elektabilitas Gerindra Melampaui PDIP, Salah Satunya Faktor Internal Prabowo

Dari 13 perusahaan dalam Holding Perkebunan, diperkecil menjadi empat perusahaan.

Hal tersebut juga terjadi pada PT Angkasa Pura yang sedang dalam proses merger.

“Alangkah indahnya kalau kayak Angkasa Pura, sekarang negosiasi sudah half done, mungkin Februari-Maret (2024) jadi satu,” kata Erick.

Dengan perolehan laba tersebut, Erick mengatakan, kontribusi BUMN kepada negara dalam bentuk dividen dipastikan tetap optimal.

Namun demikian, Erick belum bisa memberikan detail BUMN yang memberikan kontribusi dividen, karena angka akhirnya masih menunggu hasil audit.

“Kalau kemarin Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), terima kasih, buat statement Rp81,1 triliun, padahal waktu itu mestinya enggak sampai segitu.”

“Tahun depan kita coba di Rp84,5 triliun,” ujarnya.***

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Strategi Cerdas Jamin Berita Tayang di Media Nasional
Hallo.id Tegaskan Fokus Pada Konten Ekonomi Untuk Menghadirkan Panduan Bisnis Berbasis Data
Pertamina Hulu Mahakam Dorong Guru Pesisir Tingkatkan Numerasi
PHSS Latih Pemuda Muara Badak Ilir Jadi Rigger Andal Siap Terjun ke Industri
Pertamina Genjot Produksi Migas Sambil Lestarikan Orangutan di Kalimantan
Kwik Kian Gie, Ekonom Kritis Penjaga Kedaulatan Ekonomi Nasional Telah Tiada
Gurita Emas: Inovasi Laut Dalam Pertamina yang Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
Program Komik Pesut Mahakam Antar PHM Sabet Emas ISRA 2025

Berita Terkait

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 06:13 WIB

Press Release Berbayar: Strategi Cerdas Jamin Berita Tayang di Media Nasional

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Hallo.id Tegaskan Fokus Pada Konten Ekonomi Untuk Menghadirkan Panduan Bisnis Berbasis Data

Minggu, 10 Agustus 2025 - 09:47 WIB

Pertamina Hulu Mahakam Dorong Guru Pesisir Tingkatkan Numerasi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:27 WIB

PHSS Latih Pemuda Muara Badak Ilir Jadi Rigger Andal Siap Terjun ke Industri

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:27 WIB

Pertamina Genjot Produksi Migas Sambil Lestarikan Orangutan di Kalimantan

Berita Terbaru